Agroindustri Kripik Pisang

Pisang bisa disebutkan sebagai buah kehidupan. Kandungan kalium yangcukup banyak terdapat dalam buah ini mampu menurunkan tekanan darah, menjagakesehatan jantung, dan memperlancar pengiriman oksigen ke otak. Pisang telah lamaakrab dengan masyarakat Indonesia, terbukti dari seringnya pohon pisang digunakansebagai perlambang dalam berbagai upacara adat. Pohon pisang selalu melakukanregenerasi sebelum berbuah dan mati, yaitu melalui tunas-tunas yang tumbuh padabonggolnya. Dengan cara itulah pohon pisang mempertahankan eksistensinya untuk memberikan manfaatkan kepada manusia. Filosofi tersebutlah yang mendasaripenggunaan pohon pisang sebagai simbol niat luhur pada upacara pernikahan. Iklimtropis yang sesuai serta kondisi tanah yang banyak mengandung humusmemungkinkan tanaman pisang tersebar luas di Indonesia. Saat ini, hampir seluruhwilayah Indonesia merupakan daerah penghasil pisang.Buah pisang biasanya digunakan sebagai buah pencuci mulut yang dimakansetelah makan besar, selain itu buah pisang diolah dalam bentuk lain, seperti ; keripik pisang, pisang goreng, sale pisang, kolak pisang, roti pisang dan masih banyak lagiproduk-produk olahan dari pisang yang telah umum ditemui di pasaran. Selainbuahnya digunakan langsung sebagai makanan. Pisang mempunyai banyak manfaatyaitu dari mulai mengatasi masalah kecanduan rokok sampai untuk masalahkecantikan seperti masker wajah, mengatasi rambut yang rusak dan menghaluskantangan. Namun pada tulisan ini saya membahas sedikit mengenai agroindustri keripik pisang yang menghasilkan limbah pisang dan bermacam manfaatnya.
12
Agroindustri keripik pisang merupakan industri yang menggunakan bahanbaku dari salah satu komoditas pertanian yaitu pisang. Efisiensi pada agroindustrikeripik pisang merupakan upaya untuk mencapai tujuan dengan menggunakansumberdaya seminimal mungkin untuk penggunaan yang optimal guna mencapaitujuan yang maksimal. Agroindustri merupakan kegiatan yang berperan menciptakannilai tambah. Optimalisasi nilai tambah dicapai pada pola industri yang berintegrasilangsung dengan usahatani keluarga dan perusahaan pertanian. Kesinambunganindustri utama keripik pisang sangat ditentukan oleh industri hulu terutama sisi pemasok bahan baku dan industri hilir yaitu sisi pemasaran produk. Fungsi utamapemasok bahan baku melangsungkan kesinambungan industri utama dalamberproduksi. Pengusaha memandang peran pemasok sangat penting untuk menjagakuantitas, kualitas dan kontinuitas ketersediaan bahan baku. Sisi lain dalam kegiatanproduksi ini, tentunya agroindustri keripik pisang menghasilkan limbah yangsebagian besar merupakan limbah padat seperti batang, bonggol, kulit danjantungnya. Selain buahnya pisang jarang dimanfaatkan. Tetapi seiring denganbertambahnya ilmu pengetahuan dan teknologi maka banyak yang bisa dimanfaatkandari limbah-limbah agroindustri keripik pisang yang jarang dimanfaatkan olehmasyarakat sehingga akan meningkatkan kualitas dari limbah tersebut dan menambahnilai ekonomi dari limbah tersebut

kripik pisang coklat

Hampir semua wilayah di Indonesia mempunyai hasil pertanian pisang yang berlimpah, terutama Lampung, Kalimantan Timur, dan Lumajang. Salah satu jenis olahan pisang yang banyak digemari masyarakat adalah keripik pisang. Apalagi hampir semua jenis pisang bisa digunakan sebagai bahan baku pembuatan keripik pisang ini walaupun kebanyakan pisang kepok yang umum dipergunakan untuk membuat keripik pisang.

Biasanya keripik pisang terdiri dari keripik pisang yang manis dan keripik pisang yang asin. Namun belakangan ini muncul inovasi pengolahan keripik pisang dengan menambahkan rasa coklat pada keripik pisang sehingga memperkaya rasa dari keripik pisang itu sendiri.

Berikut ini akan dijelaskan cara membuat keripik pisang coklat yang manis dan sangat enak :

KERIPIK PISANG COKLAT

Bahan keripik pisang coklat:

  • 1 kg pisang mengkal
  • 30 gr coklat bubuk
  • 50 gr gula halus
  • 30 gr tepung maizena, sangrai
  • Garam secukupnya
  • kapur sirih secukupnya
  • Minyak untuk menggoreng secukupnya

Cara membuat keripik pisang coklat:

  1. Kupas pisang, kemudian rendam dalam air yang telah diberi garam selama 1 jam
  2. Kemudian, iris pisang tipis-tipis dan rendam kembali kedalam air garam sebentar
  3. Pindahkan irisan pisang ke dalam air yang telah dberi kapur sirih dan diamkan selama 30 menit.
  4. Setelah 30 menit, pindahkan irisan pisang ke dalam air garam. Biarkan sambil menunggu minyak panas
  5. Panaskan minyak dan goreng keripik pisang dengan menggunakan api sedang sampai matang kecoklatan
  6. Angkat dari dalam minyak dan tiriskan

Cara membuat lapisan coklat:

  1. Campur tepung maizena yang telah disangrai dengan coklat bubuk dan gula halus, aduk sampai rata
  2. Masukkan lapisan coklat kedalam tempat tertutup, kemudian masukkan keripik pisang yang telah dingin, kocok-kocok sampai tercampur rata dan lapisan coklat menutupi semua permukaan keripik pisang
  3. Simpan keripik pisang coklat ke dalam wadah yang tertutup rapat supaya tidak mudah melempem

Keterangan:
Irisan pisang direndam bergantian di dalam air garam dan air kapur sirih supaya pisang tidak berubah warna mejadi kehitaman dan rasa keripik yang dihasilkan nanti lebih renyah

 

sumber : http://carapedia.com/keripik_pisang_coklat_info433.html

keripik pisang khas lampung

Di Indonesia , keripik pisang sudah sangat populer sebab bahan bakunya mudah didapatkan, ini lah yang membuat usaha keripik pisang prospeknya bagus. Daerah penghasil pisang terbesar adalah Lampung dan Lumajang. Pisang yang sering di buat keripik adalah pisang sobo atau pisang kepok. Padahal sebenarnya jenis pisang lainnya juga bagus dan enak dibuat keripik tapi ini tentu disesuaikan dengan kondisinya.

73KripikPisang
Sama halnya dengan bisnis makanan ringan keripik buah Keripik pisang biasanya di jual dalam kemasan yang bermerek tertentu dan dengan aneka rasa, ada keripik pisang manis, keripik pisang asin, keripik pisang rasa keju, dan ada juga yang di taburi dengan bumbu tertentu sehingga menambah rasa dan selera.
Proses pemotongan keripik pisang pun beragam, sehingga bentuknya ada yang memanjang, ada yang bulat dan ada juga yang serong. Keripik pisang pada umumnya di beri warna kuning sebab warna ini sangat cocok dengan buah pisang itu sendiri.
Banyak penjual keripik pisang di pasaran baik di kaki lima maupun di toko-toko snack yang menjual keripik pisang dalam bentuk curah sehingga pembeli bisa membeli dalam takaran sesuai keinginannya. Keripik pisang bisa mempunyai rasa yang lebih unik dan modern jika di sajikan dengan rasa yang berbeda misalnya rasa coklat manis.
Sebagai orang lampung saya ingin memasarkan produk yang akan saya buat nanti agar tidak hanya orang lampung yang dapat merasakan keripik pisang yang enak akan tetapi dari semua penjuru Indonesia. Karena menurut saya prospek penjualan Keripik Pisang khas Lampung ini prospeknya bagus karena saingan produk masih sepi.

sumber : http://research.amikom.ac.id/index.php/STI/article/view/9020

design keripik pisang

Kemasan Keripik Pisang

 

Desain Kemasan Keripik Pisang – Jasa pembuatan kemasan lagi-lagi semakin dimudahkan dengan banyaknya contoh kemasan yang nantinya akan diambil sebagai ide dan dikombinasi. Pisang, rasanya manis, tegas, dan memiliki buah daging seperti krim ketika sudah matang berwarna kuning. Mereka seringkali dijual ketika masih ranum segar untuk diolah atau ketika setengah matang hijau kekuningan untuk kebutuan industri makanan. Biasanya pisang yang digunakan untuk diolah kembali akan diiris tipis-tipis, untuk dimasak menjadi manisnya keripik pisang, sale pisang, manisan pisang dan bahkan menjadi kreasi kuliner. Keripik pisang adalah hasil olahan pisang yang paling banyak dijumpai di Indonesia.

Kemasan Keripik Pisang Sun Tapto

Pisang olahan seperti keripik pisang dapat dimasukkan dalam berbagai macam kemasan seperti botol kaca, botol plastik, kantong laminasi, kaleng, kantong plastik, kemasan dan lain-lain resealable. Desain kemasan yang ada seringkali didominasi dengan warna kuning dan hijau dengan karakteristik produkberupa gambar buah pada label.

sumber : http://www.ahlidesain.com/kemasan-keripik-pisang.html

prospek agroindustri keripik pisang

Keripik pisang adalah makanan ringan yang paling banyak diproduksi dan diperdagangkan di Indonesia. Hal ini bisa dimaklumi, karena pisang juga merupakan buah yang paling banyak dibudidayakan dan dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Selain itu, pisang juga merupakan buah tanpa musim. Hingga agroindustri keripik pisang bisa berlangsung sepanjang tahun tanpa berhenti. Meskipun pada musim kemarau, produksi pisang tidak sebanyak pada musim penghujan, hingga para perajin keripik sering kesulitan bahan baku.

Bahan keripik adalah pisang ambon dan kepok kuning. Sebab dua jenis pisang ini paling mudah dijumpai di pasaran. Dan dua jenis pisang ini, juga akan menghasilkan keripik dengan kualitas terbaik. Ambon kuning, selama ini merupakan pisang favorit sebagai buah meja. Sementara kepok kuning paling banyak diminati sebagai pisang goreng. Hingga agroindustri keripik pisang, harus berebut bahan baku ambon kuning dengan pasar buah segar, serta kepok kuning dengan pedagang pisang goreng.

Pisang tanduk, sebenarnya juga bisa menjadi bahan keripik dengan kualitas cukup baik. Namun ukurannya terlalu besar, dan nilai pisang segarnya juga cukup tinggi, hingga harga keripiknya akan menjadi terlalu mahal. Pisang raja sereh dan raja bulu, sebenarnya juga akan menghasilkan keripik dengan kualitas cukup baik. Namun ketersediaan dua pisang ini sangat terbatas. Untuk pasar segar pun masih kurang, apalagi untuk keripik. Pisang kepok putih, sebenarnya tersedia dalam volume melimpah, namun kualitas keripiknya kurang bagus.

agroindustri-keripik-pisang-di-jawa-timur

Yang juga tersedia melimpah adalah pisang cavendish. Sebab baru pisang jenis inilah yang sudah dikebunkan secara massal. Ketika suplai ambon dan kepok kuning kurang, maka perajin keripik banyak yang lari ke cavendish. Sebab tidak ada alternatif lain. Kelemahan cavendish adalah, rasanya sedikit masam, dan kadar patinya tidak sebaik ambon maupun kepok kuning. Hingga ketika digoreng susutnya terlalu banyak. Karena rasanya sedikit masam, maka hasil keripiknya pun juga agak masam.

Para perajin menyiasati masamnya keripik cavendish, dengan memberi gula serta tambahan rasa lainnya. Namun ketika bahan baku ambon dan kepok kuning tersedia, maka perajin akan menolak pisang cavendish. Kepok kuning, akan menghasilkan keripik ukuran kecil, sementara ambon kuning menjadi keripik standar. Ketersediaan kepok kuning, sebenarnya juga lebih kecil dibanding ambon kuning. Hingga keripik pisang yang beredar di pasar, kebanyakan berbahan baku ambon kuning.

Pisang untuk bahan baku keripik, harus memenuhi syarat ketuaan. Pisang yang masih agak muda, memang tetap bisa diperam hingga masak dan laku dijual sebagai buah segar. Tetapi pisang muda tidak mungkin untuk dijadikan keripik. Selain susutnya akan terlalu banyak, rasa keripik juga sedikit sepet (kelat). Hingga bahan baku keripik haruslah pisang yang benar-benar tua, dengan tingkat kemasakan 80%. Karenanya, harga pisang sebagai bahan baku keripik, sering lebih tinggi dibanding pisang untuk buah meja.

Karena menuntut spesifikasi khusus, maka pemasok pisang untuk agroindustri keripik, beda dengan pedagang pisang segar untuk pasar induk, atau industri pemeraman di Ciawi dan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Para pedagang pisang segar di Lampung, selama ini mengumpulkan dan mengirim pisang “rames” ke Jakarta. Yang disebut pisang rames adalah aneka macam varietas pisang, dengan aneka macam grade. Sementara pemasok agroindustri keripik, dituntut untuk mengumpulkan dan mengirim pisang yang homogen.

sumber : http://foragri.wordpress.com/2011/06/23/prospek-agroindustri-keripik-pisang/